Project Learning Unlock

Jumat, 19 Juni 2026

Project Learning Unlock

Project Learning Unlocked merupakan salah satu bagian dari project yang dijalankan Pusat Rehabilitasi YAKKUM fokus pada isu Pendidikan inklusif anak usia dini. Pendidikan merupakan hak setiap anak tanpa memandang kondisi fisik, intelektual, sosial, emosional, bahasa, maupun latar belakang budaya. Hal ini sebagaimana yang telah diatur dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 yang berbunyi bahwa Setiap Warga Negara berhak Mendapatkan Pendidikan. Dengan demikian artinya Pendidikan untuk semua warga negara Indonesia tanpa terkecuali termasuk penyandang disabilitas atau anak berkebutuhan khusus. Selain UUD 1945, pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan tentang Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 70 tahun 2009 yang mengatur tentang Pendidikan Inklusif, Peraturan Pemerintah (PP) No. 13 tahun 2020, dan Permendikbud Ristek No. 48 tahun 2023 mengenai Akomodasi yang Layak.

Dalam konteks Pendidikan Inklusif Anak Usia Dini (PAUD), konsep pendidikan inklusif menjadi sangat penting karena masa usia dini merupakan periode emas (golden age) perkembangan anak. Pada tahap ini, anak membutuhkan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Pendidikan inklusif hadir sebagai pendekatan yang memberikan kesempatan kepada semua anak, termasuk penyandang disabilitas atau anak berkebutuhan khusus, untuk belajar Bersama dalam lingkungan yang sama.

Pendidikan inklusif adalah sistem pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk memperoleh layanan Pendidikan yang setara tanpa diskriminasi. Dalam Pendidikan inklusif, anak berkebutuhan khusus tidak dipisahkan dari teman-temannya yang lain, melainkan belajar Bersama dalam satu lingkungan Pendidikan dengan penyesuaian metode, kurikulum, dan fasilitas sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

Pada jenjang PAUD, Pendidikan inklusif bertujuan menciptakan suasana belajar yang ramah, aman, dan menghargai keberagaman sehingga setiap anak dapat berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Pendidikan inklusif memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik, baik anak berkebutuhan khusus maupun non berkebutuhan khusus.

Kemanfaatan bagi anak berkebutuhan khusus:

1. Memperoleh kesempatan belajar yang setara

2. Meningkatkan kemampuan sosial dan komunikasi

3. Mengembangkan rasa percaya diri dan kemandirian

4. Memiliki kesempatan berinteraksi dengan teman sebaya

Kemanfaatan bagi anak reguler:

1. Belajar menghargai perbedaan dan keberagaman

2. Menumbuhkan empati serta kepedulian terhadap sesama

3. Mengembagnkan keterampilan sosial dan kerjasama

4. Mengurangi sikap diskriminasi sejak dini

Meskipun sudah ada kebijakan yang mengatur tentang pendidikan inklusif, namun pada prakteknya masih banyak tantangan dalam pelaksanaannya, antara lain:

1. Terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung kebutuhan belajar siswa berkebutuhan khusus. Terbatasnya sarana dan prasarana pendukung pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus masih menjadi kendala dalam mendukung proses belajar siswa berkebutuhan khusus seperti masih kurangnya media pembelajaran yang adaptif, ruang sumber untuk mendukung proses pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus.

2. Terbatasnya sumber daya guru dalam implementasi Pendidikan inklusif, dari sisi kapasitas maun kuantitas guru sehingga siswa berkebutuhan khusus belum mendapatkan hak belajarnya dengan optimal sesuai dengan fase perkembangannya.

3. Masih adanya stigma dan diskriminasi terhadap siswa berkebutuhan khusus, sehingga orang tua kesulitan untuk mencari sekolah inklusif yang bisa memberikan program pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus.

Pusat Rehabilitasi YAKKUM didukung oleh See You Foundation mengembangkan Pendidikan PAUD inklusif di 8 sekolah dampingan di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Adapun 8 sekolah tersebut diantaranya adalah wilayah DIY: 2 sekolah di kabupaten Sleman, 3 di kabupaten Gunungkidul, sedangkan di wilayah Jawa Tengah: 2 sekolah di kabupaten Karanganyar, dan 1 sekolah di kabupaten Wonogiri.

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh project dalam upaya mendukung pendidikan inklusif Anak Usia Dini di 8 sekolah, antara lain:

1. Pelatihan kurikulum PAUD inklusif: Pelatihan diikuti oleh guru dari 8 sekolah dampingan, hal ini untuk mempersiapkan guru dalam mendesain kurikulum yang inklusif untuk memenuhi kebutuhan belajar semua siswa termasuk di dalamnya adalah siswa berkebutuhan khusus.

2. Pelatihan pendampingan belajar bagi anak berkebutuhan khusus: Pelatihan ini untuk memberikan kemampuan dan keterampilan guru dari 8 sekolah dampingan dalam mendampingi belajar siswa berkebutuhan khusus.

3. Pelatihan pengelolaan kelas inklusif: Pelatihan diperuntukkan bagi guru tentang pengelolaan kelas  yang inklusif, yang diharapkan guru dalam mengelola kelas yang di dalamnya ada siswa ABK dan non ABK dan guru bisa memberikan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa.

4. Pelatihan Disability Inclusive Development sekolah inklusif: para guru di perkenalan tentang yang dimaksud dengan disabilitas dan jenisnya beserta cara berkomunikasi, hambatan, dan dan potensi yang bisa dikembangkan, serta persiapan sekolah menjadi sekolah inklusif.  

5. Pelatihan safeguarding: pelatihan bagi guru tentang perlindungan bagi anak dan dewasa rentan yang ada di lingkungan sekolah.

6. Pendampingan rutin ke sekolah: pendampingan dilakukan di sekolah secara rutin oleh petugas

7. Distribusi alat peraga edukasi: distribusi alat peraga edukasi kepada sekolah dampingan dalam mendukung proses pembelajaran yang inklusif di sekolah

Selain penguatan kepada guru terkait pendidikan inklusif, pendampingan ke sekolah, layanan medis berupa pemeriksaan kesehatan, konseling, terapis juga diberikan dalam rangka mendukung implementasi pendidikan PAUD Inklusif. Penguatan kepada Posyandu, Himpaudi, koordinasi dengan Penilik, dan Dinas Pendidikan juga dilakukan dalam implementasi proyek ini untuk mendukung keberlangsungan sekolah PAUD inklusif.

Keberhasilan pendidikan inklusif memerlukan dukungan dari sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah agar semua anak mendapatkan pembelajaran yang sesuai.